Karena cinta, aku ada (Part.1)
Jika Tuhan menjadikanmu berbeda keyakinan denganku, apakah Tuhan juga akan menjadikanmu bukan milikku?
Jika agama mengajarkan kebaikan, lalu mengapa agama mengharuskan perpisahan? Sedangkan pada dirimu kulihat kebaikan?
Jika harus bersama dia yang sama keyakinan tanpa cinta dan kasih sayang, apa itu bentuk kebaikan ajaran agama?
Tuhan kami sama-sama satu, kami hanya berbeda perantara. Bukankah Tuhan penuh cinta dan kasih sayang? Kenapa kami dipisahkan karena perbedaan agama?
Tuhan menyuruh kita menikah karena agama dan takwa. Jika agamanya dan agamaku memiliki Tuhan yang sama, kenapa kami tetap tak boleh bersama?
Jika agama kami berbeda nama, namun Tuhan kami tetap sama kenapa manusia masih membedakan nama? Bukankah cinta kami kehendak Tuhan juga?
Kami dipisahkan aturan manusia atas nama aturanmu, Tuhan. Kami tak tahu harus mengadu kemana selain kepadamu. Namun, mereka masih saja tetap tak peduli pada hati.
Lalu dipaksakan kepada kami pasangan seagama yang tak kami cintai.
Jika kami menuruti kehendak mereka lalu menikah tanpa rasa di hati, apa Tuhan merestui pernikahan kami?
Jika agama mengajarkan kebaikan, lalu mengapa agama mengharuskan perpisahan? Sedangkan pada dirimu kulihat kebaikan?
Jika harus bersama dia yang sama keyakinan tanpa cinta dan kasih sayang, apa itu bentuk kebaikan ajaran agama?
Tuhan kami sama-sama satu, kami hanya berbeda perantara. Bukankah Tuhan penuh cinta dan kasih sayang? Kenapa kami dipisahkan karena perbedaan agama?
Tuhan menyuruh kita menikah karena agama dan takwa. Jika agamanya dan agamaku memiliki Tuhan yang sama, kenapa kami tetap tak boleh bersama?
Jika agama kami berbeda nama, namun Tuhan kami tetap sama kenapa manusia masih membedakan nama? Bukankah cinta kami kehendak Tuhan juga?
Kami dipisahkan aturan manusia atas nama aturanmu, Tuhan. Kami tak tahu harus mengadu kemana selain kepadamu. Namun, mereka masih saja tetap tak peduli pada hati.
Lalu dipaksakan kepada kami pasangan seagama yang tak kami cintai.
Jika kami menuruti kehendak mereka lalu menikah tanpa rasa di hati, apa Tuhan merestui pernikahan kami?

Komentar
Posting Komentar