Karena cinta, aku ada (Part.4 FINAL)

Kami tahu, tak ada solusi selain kami disuruh berpisah, bersabar atau menjual agama kami. Sekali lagi, tidak! Biarkan kami saling mencintai dengan cara kami.
Silahkan bilang kami bodoh, bebal atau apa pun. kami menyayangi Tuhan kami, kami pun saling menyayangi satu sama lain. Biarkan kisah kami menjadi dongeng duka.
Agar cukup kami yang meneteskan airmata kepedihan. Karena perbedaan yang dibuat manusia. Atas nama surga dan neraka pun atas nama Tuhan.

Tuhan, kami titipkan rasa ini kepadamu. Darimu semua berawal, rasa ini pun milikmu. Ijinkan kami menikmatinya kelak di kebun cintamu.

Kami tak menyesal saling mencintai dan menyayangi. Bukankah engkau yang mengajarkan kami rasa itu? Tuhan, kau tahu kami memujamu, yang Esa.
Jika takdir kami harus seperti ini, maka kami menerimanya dengan kepatuhan karenamu. Bukan karena mereka yang meributkan nama agamamu.

Kekasihku, mungkin ia kini tersudut sepi dihimpit duka. Tuhan, beri ia keteduhan. Yakinkan semua ini kehendakmu. Aku mohon, Tuhan. Beri ia hati yang lapang. Untuk memahami bahwa cinta kami adalah kehendakmu, sebagai kisah untuk mereka yang saling mencintai namun berbeda agama.


Tuhan, maaf jika aku terlalu banyak menyebut namamu untuk masalah kami yang tak sepatutnya membawa-bawa namamu yang suci itu.
Dan mereka yang selalu membedakanmu karena nama agama, beri mereka kebaikan dan kasih sayangmu.


Selamat malam Tuhan, kami menyayangimu.

Komentar

Postingan Populer